‘Batu gURU’ di danau Toba

Salah satu fenomena alam yang tidak banyak dikenal Banyak orang yang terletak di Desa Pangaloan Kec. Nainggolan Kab. Samosir ternyata memiliki cerita tersendiri. Batu besar yang mendiami Danau Toba ini dianggap masyarakat sekitar menjadi sangat sakral. Berdasarkan cerita yang saya peroleh dari Radumta Sitepu (23) salah seorang warga yang tinggal disekitar Batu Guru, ia mengatakan bahwa masyarakat sekitar sangat mensakralkan dan menghormati keberadaan Batu ini.

Warga yang melakukan aktivitas disekitar Batu ini (mencari ikan, berenang, mandi, dsb) tidak boleh berkata kata kotor ataupun melakukan kejahatan jika sedang berada di dekat Batu ini, apabila pantangan itu dilanggar maka akan membawa petaka . sebaliknya bagi mereka yang mengindahkan pantangan ini akan memperoleh keberuntungan tersendiri.

Ketika Saya Berkunjung Ke tempat tersebut, Para nelayan akan mendapat banyak ikan jika memancing di sekitar batu ini. Sangat tidak logis memang, tetapi memang demikian lah kenyataan yang terjadi. Radum juga mengatakan bahwa batu ini dulunya adalah jelmaan seekor Kerbau Betina yang jatuh dari Dolok (Dataran tinggi di Samosir) hingga berguling sampai ke perairan danau toba dan langsung menjadi Batu besar. hingga sekarang belum ada alasan yang jelas mengapa batu ini disebut Batu Guru.

Ada yang mengatakan karena ukurannya yang sangat besar, ada lagi yang mengatakan karena batu ini memiliki kesaktian, ada juga yang mengatakan karena disini lah dulu para Datu (orang pintar) melakukan pertapaan. Bagaimanapun, bentuk dan cerita tersebut lah yang menjadi pesona dan daya tarikĀ  bagi para wisatawan Domestik maupun mancanegara yang berkunjung melihat Batu ini.

About these ads

4 Tanggapan

  1. Memang batu guru itu sangat menarik historykalnya, dan sangat indah apalagi posisi batu tersebut berada di atas air ( danau toba ).
    Sehingga membuat orang jadi penasaran. Cuman sayangnya Batu Guru ini tidak di jadikan objek wisata go internasinal, di karenakan pemda setempat tidak pernah membuat suatu karya atau mempromosikan objek wisata ini. Saya berharap agar pemda segera melihat kondisi ini, apalagi sarana dan prasarana. Jangan cuman hanya perkataan saja,, SAMOSIR MEMBANGUN dan JADIKAN SAMOSIR MENJADI PINTU GERBANG PARIWISATA”””
    Saya minta maaf jika ada perkataan yang kurang enak, Tks

  2. Menurut saya biarlah begitu adanya,karena bila dijadikan objek wisata Maka akan ada bnyak perubahan,,inilah yang menjadikan tempat-tempat bersejarah berubah,tidak seperti biasanya

  3. Sumber Daya Alam yang ada di Samosir harus digali dan dimanfaatkan untuk kemajuan masyarakatnya dan bisa dilakukan dengan menjaga kelestarian alam agar tetap seperti aslinya. Semua itu bisa terlaksana bila semua pihak mau mendukungnya, khususnya masyarakatnya sendiri.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 331 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: